Sunday, April 27, 2014

Solusi Rumah Terkesan Berantakan

Anda mungkin selalu merasa bahwa hunian anda terkesan berantakan. Masalahnya di sini adalah karena kekukarang storage untuk mengatur dan menyimpan benda-benda lepas dalam ruang. Ada beberapa tips untuk menyiasati hal ini :


1. Buatlah daftar kegiatan di setiap ruang.
Hal ini tidak harus terperinci, cukup kegiatan besar atau yang umum dilakukan saja

2. Buatkah daftar kebutuhan fasilitas sesuai dengan aktivitas yang dilakukan dalam setiap ruang
Usahakan membuatnya dengan lebih detail karena daftar ini yang akan menjadi penentu barang atau furnitur apa saja yang harus dibeli

3. Usahakan memilih furnitur dengan bentuk, warna dan tekstur sesuai dengan gaya yang diinginkan dalam rumah.
Jika rumah berkonsep minimalis maka pilihlah furnitur dengan bentuk, warna dan tekstur yang memiliki kesan minimalis pula

4. Jika masih tersedia ruang sisa (kosong), Anda dapat menambah furnitur di dalamnya
Dalam hal ini jangan berlebihan, tetap mempertimbangkan fungsi dari furnitur yang dipilih, bukan model atau masalah harga semata

5. Hindari memberli barang atau furnitur baru jika furnitur yang lama masih berfungsi dengan baik
Jika Anda merasa bosan dengan furrnitur yang ada, cobalah untuk mempermak, misalnya merubah warna atau menambahkan aksesoris.

Thursday, April 24, 2014

Memilih Jenis Lantai Berdasarkan Fungsi


Lantai memiliki fungsi sebagai tempat berlangsungnya berbagai aktivitas yang akan memberikan dukungan terhadap ruang secara fungsional, estetika maupun konstruksi. berikut adalah panduan memilih laintai sesuai dengan fungsi ruangnya:

1. Lantai untuk carport atau garasi
Sebaiknya pilih jenis lantai yang bertekstur dan berwarna gelap. Hal ini dimaksudkan agar mobil yang keluar masuk tidak licin ketika ban basah. Pemilihan warna gelap dipilih agar ban yang menimbulkan noda tidak begitu mengganggu pemandangan

2. Lantai untuk ruang tamu
Pilihlah jenis lantai yang memberikan kesejukan dan menentramkan, agar tamu merasa nyaman. Sesuaikan warna keramik dengan cat tembok ruang agar tampak serasi. Jika ruang sempit, pilihlah dengan motif sederhana atau polos

3. Lantai untuk ruang tidur
Sebaiknya pilih jenis lantai yang tidak bertekstur agar mudah dibersihkan. Untuk memberikan kesan hangat dan alami, Anda dapat menggunakan lantai parket

4. Lantai untuk dapur
Andat dapat memilih jenis lantai dengan finishing matte untuk lantai dapur agar tidak membahayakan (terpeleset) ketika proses memasak. Pilihlah warna-warna yang terang agar Anda dapat segera mengetahui jika ada percikan air atau minyak untuk segera bisa dibersihkan

5. Lantai untuk kamar mandi
Kamar mandi dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu kering dan basah. Untuk kamar mandi kering, Anda dapat menggunakan lantai yang tidak bertekstur karena aktivitas di dalamya tidak membuat becek lantai sehingga tidak membahayakan. Sedangkan untuk kamar mandi basah, anda memilih lantai bertekstur agar tidak licin

Selamat mencoba. Referensi: Yanto Irawan dkk

Menata Furnitur di Ruang Makan


Menata furnitur di ruang makan memberikan kenyamanan dan kesesuaian antara fungsi dan estetika. Olah karena itu, setidaknya ada 2 hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
  1. Perhatikan area sirkulasi pada ruang makan sehingga perletakan furnitur seperti meja dan kursi makan, tidak menghambat area sirkulasi
  2. Bila ruang makan bersatu dengan dapur, beri penanda untuk memisahkan area satu dengan area lainnya. Misalnya dengan menggunakan partisi, ketinggian lantai yang berbeda, maupun dengan pembedaan warna dinding
Referensi: Anita Rahmatia

Wednesday, April 23, 2014

Fungsi Lantai Hunian Anda


Lantai merupakan bagian dari bangunan yang menentukan nuansa ruang yang dibentuk. Lantai memiliki fungsi antara lain:

1. Lantai sebagai penerima beban
Lantai berfungsi sebagai bidang yang terus menerus menerima beban, baik beban penghuni maupun beban mati yang diletakkandi atasnya. Pemilihan jenis lantai harus memperhatikan beban yang akan diterima

2. Lantai sebagai tempat berlangsungnya berbagai aktivitas
Lantai merupakan tenpat berlangsungnya berbagai aktivitas, dari tidur hingga memasak. Aktivitas yang  berlangsung di dalam ruangan akan memberikan informasi kepada Anda jenis lantai apa yang tepat.

3. Lantai sebagai elemen pembentuk dan pembeda ruang
Lantai dapat berfungsi untuk membentuk dan membedakan ruang. Misalnya untuk ruang yang membutuhkan privasi, Anda dapat menurunkan level lantai menjadi lebih rendah.

Referensi: Yanto Irawan, Monica Ranala, Ariani NS

Merancang Kamar Tidur Bergaya Minimalis


Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merancang kamar tidur bergaya menimalis antara lain:
  1. Pastikan kamar tidur yang direncanakan memiliki luasan yang cukup dengan jumlah penggunanya. Hali ini akan mempengaruhi pilihan bentuk dan ukuran furnitur yang akan ditempatkan di dalamnya.
  2. Furnitur yang minimal harus ada yaitu tempat tidur, nakas, dan lemari pakaian (jika tidak ada ruang wardrobe tersendiri). Upayakan agar terdapat kesatuan elemen desain antar furnitur tersebut, baik pada bentuk, warna atau materialnya
  3. Pilih bentuk-bentuk geometris yang efisien, baik pada furntur maupun aksesori lain di kamar tidur, termasuk bentuk lampu, artwork maupun corak dan motif furnishing-nya
  4. Gunakan pilihan warna-warna netral dengan sedikit aksen warna kontras yang nyaman di mata, sehingga kamar tidur dapat menjadi tempat istirahat yang nyaman
Referensi: Anita Rahmatia dan Sufty Nurahmariyanti

Merancang Ruang Keluarga Bergaya Minimalis

  

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merancang ruang keluarga bergaya minimalis adalah sebagai berikut:
  1. Pastikan ruang keluarga dapat menampung seluruh anggota keluarg
  2. Furnitur yang minimalis harus ada, yaitu: sofa, coffe table dan TV beserta credenza-nya
  3. Penuhi kebutuhan standar untuk bersantai, seperti sofa tebal dengan cushion, coffe table rendah, fasilitas untuk menyimpan bacaan seperti majalah dan dekat dengan area pantry atau ruang makan sehingga mudah untuk menjangkau makanan ringan atau sekedar kopi dan teh di pagi hari
  4. Usahakan letak ruang keluarga dekat dengan kamar tidur utama dan kamar tidur anak sehingga antara orang tua dan anak dapat selalu berkomunikasi dengan baik
  5. Gunakan pilihan warna yang nyaman di mata sehingga ruang keluarga dapat menjadi tempat istirahat dan berkumpul yang nyaman
Referensi: Anita Rahmatia dan Sufty Nurahmariyanti

Saturday, April 19, 2014

Langkah Praktis Menata Hunian Mungil

Bagi anda yang lagi memikirkan bagaimana sebaiknya mendekorasi hunian mungil atau hunian kecil anda. Jangan khawatir tentang hal ini. 


Ada beberapa cara yang dapat anda tempuh untuk menyiasatinya agar hunian anda menjadi nyaman sesuai impian. Cara-cara tersebut antara lain:
1. Teratur
Teratur dalam membuat setting ruang, menghindari bentuk-bentuk ruang yang boros seperti lengkung, segitiga atau banyak sudut. Maksimalkan dengan bentuk-bentuk segi empat. Tartur dalam menata perabot dangan mengkomposisikan secara maksimal dan penuh. Selain itu juga perlu kedisiplinan dalam mengembalikan aneka barang-barang yang seharusnya disimpan kembali ke storage (tempat penyimpanan)

2.Multifungsi
Mendesain perabot estetika dan fungsi lain dengan fungsi storage (penyimpanan) maksimal, sehingga setiap perabot dapat menyimpan barang-barang yang perlu.

3. Memasang cermin
Cermin berfungsi sebagai penambah ruang visual dengan refleksi obyek yang ada, sehingga ketika sebuah ruang diberikan cermin, akan serasa luas dua kali lipatnya dari ruang aslinya. Selain itu, cermin juga dapat berfungsi sebagai penambah intensitas cahaya dalam ruang

4. Membangun secara vertikal
Sistem ini menjadi pilihan utama karena keterbatasan lahan yang ada, sehingga cara efektif adalah membangun secara vertikal dengan 2 lantai atau lebih.

5. Memilih Warna
Memilih warba-warna yang terang seperti: putih dan warna muda lainnya akan memberikan kesan luas/ lapang. Hindari penggunaan wallpaper dengan warna gelap dan corak besar, justru akan membuat ruang terkesan sempit

6. Sistem Modular
Sistem ini lebih teratur dan dapat dilihat dari tata denah, misalnya ukuran ruang dengan modul 3x3. Sistem modular juga dapat diterapkan pada perabot yang membuat ruang menjadi lebih rapi dan lapang.

Selamat mencoba.

Langkah -langkah lengkap dapat anda baca pada artikel lain di HMC www.hunianmungil.com  dengan mengetik kata kunci pada kotak pencarian.

Saturday, April 12, 2014

Memilih Lampu di Ruang Makan

Dalam penampilan sebuah ruangan, suasana dan mood di ruangan tersebut dapat dipengaruhi oleh pencahayaan. Berikut ini tips memilih pencahayaan di ruang makan. Dalam memilih lampu untuk ruang-ruang makan, menciptakan mood bagi pengalaman menyantap makanan adalah penting. Perlu keseimbangan skala dan proporsi antara lampu di ruang makan dan ukuran ruang tersebut. Hal ini memberikan keuntungan antara lain seluruh ruangan bisa mendapat cahaya seimbang, dan tidak ada sudut gelap di ruangan.


 Adapun gaya lampu tersebut dapat dengan penggunaan lampu gantung dramatis yang mempercantik ruangan dan membuat kegiatan menyantap makanan jadi lebih istimewa. Menggunakan chandelier (lampu gantung) dramatis di pusat meja adalah cara elegan dan pas untuk menyatukan seluruh ruangan bersama sekaligus menyediakan cahaya yang cukup di atas meja," ujarnya.

Tetapi jika enggan menggunakan lampu gantung klasik dan dramatis, Anda dapat mencoba mengelompokkan beberapa lampu gantung dengan ketinggian berbeda di pusat meja. Cara ini bisa membuat meja makan dan lampu tersebut menjadi titik perhatian ruang makan. Anda juga bisa menambahkan lampu-lampu dinding. Hal ini untuk menonjolkan hiasan dinding, cermin, maupun sekadar untuk membuat ruang makan tampak lebih gaya. 

Ref: kompas.com